
Pembiasaan berjabat tangan dengan dua tangan merupakan salah satu bentuk penanaman adab dan karakter positif bagi siswa MI Ma’arif Mangunsari. Kegiatan ini bertujuan menanamkan sikap hormat kepada guru dan orang yang lebih tua, melatih kesopanan dalam berinteraksi, serta membiasakan siswa bersikap santun dalam kehidupan sehari-hari.
Secara khusus, pembiasaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa hormat dan kasih sayang kepada guru, membentuk sikap rendah hati, meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan adab, serta mempererat hubungan antara siswa dan guru. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter untuk mengenalkan pentingnya menghargai orang lain melalui gerakan sederhana yang dilakukan dengan kesadaran dan penuh kesantunan.
Melalui pelaksanaan yang rutin serta keteladanan yang diberikan oleh guru, siswa diharapkan mampu menerapkan adab berjabat tangan dengan baik, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat. Dengan demikian, pembiasaan berjabat tangan dengan dua tangan bukan sekadar rutinitas saat datang atau pulang sekolah, melainkan bagian dari upaya membentuk generasi yang berakhlakul karimah, santun, rendah hati, dan mampu menghormati sesama.
Salatiga, 30 Oktober 2026
Penulis : Luluk Saidatun Mukhadiroh, S.Pd (Guru Kelas 2C Salman Al Farisy)